pleaseee bantuuuu jawabbbbb
Jawaban:
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” Demikianlah kalimat yang meluncur dari mulut Yesus. Keras kedengarannya. Tanpa tedeng aling-aling. Mengapa?
Kenyataannya, tak sedikit orang lupa bahwa bertelinga. Telinga—kata anak muda era 80-an—menjadi sekadar cantelan. Sebab mereka punya telinga, namun tak mau mendengar.
Atau, yang sering terjadi juga ada orang yang hanya mau mendengar apa yang ingin mereka dengar. Sikap begini aneh. Sebab telinga bukan mata. Tak ada kelopak telinga, yang ada daun telinga. Jika mata dapat memilih apa yang mau dia lihat, telinga tidak mempunyai perangkat yang dapat menyeleksi apa yang ingin didengarnya.
Yang lebih sering terjadi ialah suara masuk telinga kiri ke luar telinga kanan. Cuma numpang lewat. Nggak ada pengaruhnya sama sekali. Cuek. Kalaupun berkomentar: ”Emangnya gue pikirin!”
penjelasan
maaf kalo salah
[answer.2.content]